Permainan Balok Melatih EQ Anak

Bermain balok susun merupakan salah satu alat bermain konstruksi yang bermanfaat untuk anak. Tidak hanya untuk aspek kognitif, motorik, tetapi juga untuk meningkatkan kecerdasan emosi anak (EQ).

Balok terdiri dari berbagai bentuk. Ada yang segitiga, segiempat, lingkaran, dengan berbagai warna yang menarik. Balok dapat dimainkan sendiri oleh anak, maupun berkelompok dengan teman-temannya. Anak usia batita biasanya belum dapat menciptakan bentuk bangunan yang bermakna. Biasanya anak hanya menumpukkan baloknya saja. Karena pada tahap ini, anak berada dalam tahap perkembangan sensor-motornya. Untuk anak di atas usia batita, mereka sudah dapat menciptakan bentuk yang baru seperti bangunan, jembatan, dan sebagainya.

Karena manfaatnya besar, permainan ini sebaiknya diberikan pada anak sejak usia dini. Untuk bayi, tersedia berbagai balok yang terbuat dari bahan busa. Manfaat dari bermain balok antara lain:

  1. Meningkatkan kemampuan motorik kasar dan halus anak
  2. Mengenalkan konsep dasar matematika, yaitu:
    • mengenalkan konsep berat dan ringan, panjang-pendek, besar-kecil, tinggi-rendah
    • belajar mengelompokkan benda berdasarkan bentuk dan warna
    • mengenalkan konsep arah kiri-kanan, atas-bawah
  3. Merangsang kreativitas dan imajinasi anak
  4. Mengembangkan keterampilan bahasa anak (karena anak memberikan label pada benda yang dilihatnya serupa)
  5. Bila bermain dengan temannya, permainan ini dapat melatih kepemimpinan, inisiatif, perencanaan, mengemukakan pendapat, dan kemampuan mengarahkan orang lain.
  6. Permainan ini juga mengembangkan empati anak dengan menghargai hasil karya orang lain. Inilah yang merupakan bagian dari kecerdasan emosi anak.


Agar permainan balok ini tampak menarik, kita perlu menambahkan alat bermain lain seperti boneka, mobil-mobilan, dan lain sebagainya. Buku cerita yang berkaitan dengan hasil kreasi anak dapat orangtua perlihatkan, agar perbendaharaan kata anak bertambah banyak. Sebaiknya orangtua hanya berperan sebagai fasilitator dalam permainan ini, agar kreatifitas anak semakin berkembang.

Pemberian mainan balok dilakukan secara bertahap. Pada anak usia kecil, jangan diberikan permainan balok yang rumit karena perkembangan motorik halusnya belum sempurna.

Setelah membaca uraian di atas, mungkin parents akan tertarik untuk memberi bakol-balok mainan pada putra-putri Anda. Tapi jangan hanya memberi saja, parents juga harus mendampingi mereka tentunya.(JC)

Sumber : bundazone

MORE ARTICLES
Si Kecil Pemalu
Jika si Kecil Ngemil
Mengatasi Kecemasan Si Kecil
Jalan-Jalan : Museum Tekstil
Dibutuhkan Ahli Matematika 10 Tahun ke Depan

0 Comments

Leave your comments by :

Sign up for daily tips and ideas that will enrich your child's education.


JOBS TODAY

Teacher, Assistant Teacher & Mandarin Teacher

Blossoms A Montessori Creative Kindergarten

Preschool Teacher & Assistant Teacher

Discovery Zone Preschool - Muara Karang

Preschool teacher

Play Dough Preschool

Math Teacher, Homeroom Teacher, Assistant Teacher

Harvest Christian School

Receptionist & Administration Staff

Kids World Educational Centre

TESTIMONIALS

Ilham Ramanda

"Personaly i know this person who develop sekolah123.com. he is hard worker and the one who you can trust to."

Atik Nur Hasanah Rahmawati

"Congratulation for creating this wonderful website,, I am sure that it will be very useful for us in teaching and learning field,,, Good wishes for the next development ,,May God bless us,,,"